MersiskaMarkus
Kamis, 30 Oktober 2014
KUE PERAPE
Kue tradisional berbentuk buah pare atau paria ini disebut kue perape. Kue asal Banjarmasin ini menggunakan tepung ketan sebagai bahan kulitnya dan diisi dengan unti yang terbuat dari kelapa parut dan dimasak dengan gula merah.
Bahan-bahan/bumbu-bumbu :
Bahan Kulit:
250 gram tepung ketan
1 sendok makan air kapur sirih
1/4 sendok teh garam
175 ml santan kental dari 1/2 butir kelapa
50 ml air daun suji (dari 30 lembar yang ditumbuk)
4 tetes pewarna hijau tua
Bahan Isi:
50 ml air
75 gram gula merah, disisir halus
15 gram gula pasir
100 gram kelapa setengah tua, dikupas, parut kasar
1 lembar daun pandan
1/8 sendok teh garam
Bahan Olesan:
50 ml santan kental (dari 100 gram)
1/8 sendok teh garam
Cara Pengolahan :
1. Kulit: aduk tepung ketan, air kapur, dan garam. Masukkan campur santan, air daun suji, dan pewarna. Uleni sampai rata.
2. Rebus air, gula merah, dan gula pasir. Saring.
3. Tambahkan kelapa, daun pandan, dan garam. Aduk sampai matang.
4. Ambil adonan kulit 1 sendok makan, pipihkan. Tambahkan isi, bentuk lonjong. Buat guratan-guratan hingga membentuk seperti paria.
5. Rebus bahan olesan sampai mendidih.
6. Oles bagian atas kue dengan santan. Alasi daun pisang. Kukus 10 menit. Sambil dibuka-buka tutup pancinya. Sebelum disajikan, oles lagi dengan santan.
sumber dari sini
download disini
disini
Rabu, 22 Oktober 2014
Gula Gait Khas Samarinda
Jajanan khas Samarinda yang wajib dicoba adalah Gula Gait. Gula Gait adalah makanan khas kalimantan yang terbuat dari Gulan Aren dan Gula putih semacam karamel dan dibentuk menyerupai tekstur kayu dengan warna keemasan. Rasanya menggoda di lidah karena manisnya yang sangat legit. Proses pembuatan Gula Gait hampir mirip dengan membuat Gulali namun di proses akhirnya yang membedakan . Proses pembuatan Gula Gait terbilang tidak mudah dan dibutuhkan waktu yang tidak sebentar serta tenaga yang ekstra untuk mengaduk dan menarik adonan hingga mendapatkan tekstur dan warna yang diinginkan.
Berikut ini Resep Gula Gait Khas Samarinda :
Bahan :
– ½ kg Gula Merah (gula aren)
– 1 ons Gula Putih (gula pasir)
Cara Membuat :
1. Kedua bahan tersebut dimasukkan kedalam panci atau wajan lalu dipanaskan hingga mengental sampai membentuk adonan.
2. Setelah itu adonan disalin ke teflon dan didinginkan, sebelum adonan mengeras dengan menggunakan kayu adonan dikaitkan pada paku besar yang telah ditancapkan pada dinding.
3. Adonan ditarik berulang kali sampai adonan kekuning – kuningan dan membentuk batangan – batangan yang memanjang dengan lebar kurang lebih 2 cm atau seukuran jari kelingking orang dewasa.
4. Selanjutnya dipindahkan ke atas meja panjang dan dibiarkan sampai mengeras, kemudian dipotong – potong sepanjang kurang lebih 5 – 6 cm menggunakan gunting.
Sumber : http://kuliner.grosirkeripik.com/manisnya-gula-gait-khas-samarinda/ download file docx disini
Senin, 13 Oktober 2014
HARGA KEMURIDAN
“No pain no gain“, barangkali Anda pernah mendengar semboyan
yang terkenal ini. Demikian juga, dalam mengikut Tuhan Yesus ada
semboyan, “tiada mahkota tanpa salib”, artinya tidak akan ada kemenangan
tanpa perjuangan dan pengorbanan. Tuhan Yesus mengajarkan bahwa
barangsiapa ingin mengikuti Dia dan menjadi murid-Nya harus memutuskan
lebih dahulu apakah ia telah siap membayar harganya. Mengikut Tuhan Yesus tidak dapat dipisahkan dari memikul salib. Salib merupakan lambang penderitaan (1 Petrus.2:21; 4:13), kehinaan (Ibrani 12:2), serta penyangkalan diri (Matius 16:24).
Apabila kita telah siap mengikut Tuhan Yesus dan menjadi murid-Nya,
kita seharusnya siap menghadapi empat macam pergumulan dan penderitaan:
Pertama, menderita dalam perjuangan seumur hidup melawan dosa dengan menyalibkan semua keinginan untuk berbuat dosa (Roma.6:6-8; Galatia 2:19b-20; 6:14; Titus 2:12).
Kedua, menderita dalam peperangan terhadap Iblis dan kuasa kegelapan sewaktu kita memperluas Kerajaan Allah (2 Korintus 1:4-5; Efesus 6:12).
Ketiga, menanggung kebencian dan ejekan dari dunia ini (Ibrani 11:25-26) ketika kita berusaha memisahkan diri kita dari dunia yang bobrok ini.
Keempat, mungkin kita akan menerima ejekan dan penganiayaan dari pemimpin agama yang menganggap dirinya beribadah, namun tidak berpegang pada kebenaran firman Tuhan, melainkan hanya berdasarkan tradisi agama dan gagasan manusiawi yang sempit (bandingkan dengan Markus 8:15, 31).
Siapkah Anda menjadi seorang murid sejati? Sesungguhnya tidak ada seorang pun yang sanggup membayar harga yang mahal seperti yang diminta oleh Tuhan Yesus jika tidak bersandar kepada-Nya. Hanya dengan bersandar kepada-Nya kita dapat menanggung semua itu (Filipi 4:13). Itu juga berarti bahwa kita tinggal di dalam Dia (Yohanes 15:5) , mengandalkan Dia, bukan bersandar kepada kepintaran diri sendiri (Amsal 3:5-6). [FL]
Filipi 1:29
“Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Krsitus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia”.
Pertama, menderita dalam perjuangan seumur hidup melawan dosa dengan menyalibkan semua keinginan untuk berbuat dosa (Roma.6:6-8; Galatia 2:19b-20; 6:14; Titus 2:12).
Kedua, menderita dalam peperangan terhadap Iblis dan kuasa kegelapan sewaktu kita memperluas Kerajaan Allah (2 Korintus 1:4-5; Efesus 6:12).
Ketiga, menanggung kebencian dan ejekan dari dunia ini (Ibrani 11:25-26) ketika kita berusaha memisahkan diri kita dari dunia yang bobrok ini.
Keempat, mungkin kita akan menerima ejekan dan penganiayaan dari pemimpin agama yang menganggap dirinya beribadah, namun tidak berpegang pada kebenaran firman Tuhan, melainkan hanya berdasarkan tradisi agama dan gagasan manusiawi yang sempit (bandingkan dengan Markus 8:15, 31).
Siapkah Anda menjadi seorang murid sejati? Sesungguhnya tidak ada seorang pun yang sanggup membayar harga yang mahal seperti yang diminta oleh Tuhan Yesus jika tidak bersandar kepada-Nya. Hanya dengan bersandar kepada-Nya kita dapat menanggung semua itu (Filipi 4:13). Itu juga berarti bahwa kita tinggal di dalam Dia (Yohanes 15:5) , mengandalkan Dia, bukan bersandar kepada kepintaran diri sendiri (Amsal 3:5-6). [FL]
Filipi 1:29
“Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Krsitus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia”.
Jumat, 11 April 2014
Pacaran Beda Iman (Pacaran Beda Agama) Menurut Alkitab
Dasar Firman Tuhan
Sebelum membaca tulisan ini, ada baiknya membaca dulu tulisan yang sebelumnya pernah dibuat, yaitu tentang Pacaran Sesuai dengan Firman Tuhan dan Mengapa Harus Pacaran yang Kudus. Pertanyaan tentang pacaran beda iman atau pacaran beda agama sepertinya merupakan salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan, dan jawabannya tidaklah semudah membalikkan telapak tangan karena walaupun sudah jelas apa yang tertulis di Alkitab, masih banyak orang yang tidak setuju. Ada satu bagian dalam Alkitab yang menjelaskan tentang hal ini, yaitu dalam 2 Korintus 6:14-15.
Apa artinya satu iman?
Satu iman yang dimaksudkan di sini adalah satu iman dalam Yesus Kristus. Setiap orang yang percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat pribadinya, bisa dikatakan sebagai orang yang memiliki satu iman, selain daripada iman kepada Yesus Kristus berarti berbeda.
Alasan mengapa harus mempunyai pasangan yang satu iman
Selain memang kita menuruti apa kata alkitab tentang pasangan yang seiman, ternyata firman ini mempunyai alasan yang jelas. Kalau kita lihat dari sejarah bangsa Israel, mereka seringkali jatuh pada penyembahan berhala karena pasangan mereka yang tidak seiman, yaitu pasangan dari bangsa lain. Padahal Tuhan sudah berfirman agar mereka tidak mengambil pasangan dari bangsa lain selain bangsa Israel agar mereka tidak turut menyembah allah - allah bangsa lain. Raja Salomo pun yang dikatakan sebagai orang yang paling bijak ternyata jatuh ke dalam dosa penyembahan berhala pada akhir hidupnya (1 Raja2 11:1-13). Kalau Salomo yang begitu bijak saja bisa jatuh dalam dosa penyembahan berhala karena istri - istrinya, bagaimana dengan kita?
Alasan lain adalah karena dalam suatu hubungan pernikahan, bukan hanya sekedar tentang cinta antara seorang laki - laki dan seorang perempuan, tetapi juga tentang bagaimana hubungan tersebut mempunyai dasar yang teguh, yaitu Tuhan Yesus Kristus. Seperti kapal yang tidak boleh mempunyai dua orang Nakhoda, demikian juga hubungan pernikahan yang tidak boleh berdasarkan dua iman yang berbeda karena nantinya tidak mempunyai arah yang jelas. Lagipula saya yakin setiap dari kita pasti menginginkan pasangan kita, yang adalah orang yang paling dekat dengan kita di dunia ini juga diselamatkan oleh Yesus Kristus. Hubungan yang tidak dilandaskan oleh kasih kepada Yesus Kristus sangatlah berbahaya, oleh karena itu baiklah kita mempunyai pasangan yang satu iman, iman dalam Yesus Kristus.
Kan Yesus mengasihi semua orang, kok hanya boleh sama yang satu iman?
Ya, benar sekali bahwa Yesus mengasihi semua orang dan ingin semua orang diselamatkan, oleh karena itu kita harus mengasihi semua orang tanpa terkecuali. Bertemanlah dengan siapa saja agar kasih Kristus dalam diri kita dapat terpancar kepada semua orang, namun dalam masalah memilih pasangan hidup firman Tuhan katakan mutlak harus satu iman.
Kalau hanya pacaran saja dan tidak untuk menikah bagaimana?
Sebagai orang Kristen, hubungan pacaran harus memiliki tujuan utama yaitu "pernikahan". Pacaran merupakan proses pengenalan antara pria dan wanita yang berada dalam rangkaian tahap pencarian kecocokan menuju kehidupan keluarga yaitu pernikahan. Jadi jika tujuan pacaran bukanlah pernikahan, ada baiknya hanya berteman saja daripada terjadi sesuatu yang tidak diinginkan nantinya.
Kalau sudah terlanjur pacaran dengan yang beda iman bagaimana?
Yang menjadi masalah tentu jika memang sudah terlanjur pacaran beda iman. Saya hanya bisa bilang, break dulu hubungannya, buat dia satu iman dulu kalau benar - benar mau sama dia, lalu pacaran lagi kalau memang sudah satu iman. Kalau memang tidak bisa menjadi satu iman maka lebih baik ditinggalkan dan mencari yang satu iman. Memang terkesan seperti memaksa, tetapi jika memang mau dengan orang tersebut ya memang harus seperti itu karena kita mutlak harus mempunyai pasangan yang satu iman, ingat dalam amanat agung Tuhan Yesus Kristus?
Jika dia mau ikut kita bagaimana?
Pada dasarnya adalah pastikan dia benar - benar percaya dan mengalami Yesus terlebih dahulu, baru pacaran. Jangan sampai dia ikut agama Kristen karena mau bersama dengan kita saja, karena menurut saya bukan status sebagai Kristen yang penting, yang penting adalah bagaimana seseorang tersebut telah mengenal dan mengalami Yesus sehingga percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat pribadinya. Percuma seseorang pindah agama Kristen kalau tidak mengenal Yesus terlebih dahulu. Memang terdengar sedikit sulit, oleh karena itu disarankan untuk memilih pasangan yang memang sudah mengenal dan mengalami Yesus. Jangan hanya melihat dari rupa saja, tetapi juga bagaimana imannya terhadap Yesus Kristus.
Bagaimana dengan orang yang sudah menikah dan beda iman?
Sepertinya sulit sekali untuk mendapatkan yang satu iman
Mungkin banyak yang mengalami sepertinya kok malah orang dari agama lain yang dekat dengan kita, kalau itu ya jelas saja, karena kita bukanlah mayoritas di negara kita Indonesia tercinta ini, oleh karena itu kemungkinan untuk dekat dengan yang satu iman dengan kita mungkin kecil. Apakah tidak mungkin untuk orang yang selalu dekat dengan yang tidak seiman untuk mendapatkan sangan yang seiman? Tenang saja, coba perluas pergaulan, jangan pernah menghindar dari persekutuan, tetap percaya bahwa Tuhan pasti memberikan pasangan yang terbaik untuk kita yang sesuai dengan kehendak-Nya. Kehendak-Nya adalah supaya kita mendapatkan pasangan hidup yang benar - benar seimbang dengan kita. Jangan ada lagi kompromi, percaya pada janji Tuhan. Jesus Bless Us.
Sumber : http://www.tanyaalkitab.com/2012/12/pacaran-beda-iman-menurut-alkitab.html
Salam Super Dari Penulis, Selamat Merenungkan Sahabat Kristus O:)
Sebelum membaca tulisan ini, ada baiknya membaca dulu tulisan yang sebelumnya pernah dibuat, yaitu tentang Pacaran Sesuai dengan Firman Tuhan dan Mengapa Harus Pacaran yang Kudus. Pertanyaan tentang pacaran beda iman atau pacaran beda agama sepertinya merupakan salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan, dan jawabannya tidaklah semudah membalikkan telapak tangan karena walaupun sudah jelas apa yang tertulis di Alkitab, masih banyak orang yang tidak setuju. Ada satu bagian dalam Alkitab yang menjelaskan tentang hal ini, yaitu dalam 2 Korintus 6:14-15.
2 Korintus 6:14-15, Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap? Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial? Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya?Pesan dari ayat ini jelas, bahwa dalam memilih pasangan hidup, kita harus memiliki pasangan yang satu iman.
Apa artinya satu iman?
Satu iman yang dimaksudkan di sini adalah satu iman dalam Yesus Kristus. Setiap orang yang percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat pribadinya, bisa dikatakan sebagai orang yang memiliki satu iman, selain daripada iman kepada Yesus Kristus berarti berbeda.
Alasan mengapa harus mempunyai pasangan yang satu iman
Selain memang kita menuruti apa kata alkitab tentang pasangan yang seiman, ternyata firman ini mempunyai alasan yang jelas. Kalau kita lihat dari sejarah bangsa Israel, mereka seringkali jatuh pada penyembahan berhala karena pasangan mereka yang tidak seiman, yaitu pasangan dari bangsa lain. Padahal Tuhan sudah berfirman agar mereka tidak mengambil pasangan dari bangsa lain selain bangsa Israel agar mereka tidak turut menyembah allah - allah bangsa lain. Raja Salomo pun yang dikatakan sebagai orang yang paling bijak ternyata jatuh ke dalam dosa penyembahan berhala pada akhir hidupnya (1 Raja2 11:1-13). Kalau Salomo yang begitu bijak saja bisa jatuh dalam dosa penyembahan berhala karena istri - istrinya, bagaimana dengan kita?
Alasan lain adalah karena dalam suatu hubungan pernikahan, bukan hanya sekedar tentang cinta antara seorang laki - laki dan seorang perempuan, tetapi juga tentang bagaimana hubungan tersebut mempunyai dasar yang teguh, yaitu Tuhan Yesus Kristus. Seperti kapal yang tidak boleh mempunyai dua orang Nakhoda, demikian juga hubungan pernikahan yang tidak boleh berdasarkan dua iman yang berbeda karena nantinya tidak mempunyai arah yang jelas. Lagipula saya yakin setiap dari kita pasti menginginkan pasangan kita, yang adalah orang yang paling dekat dengan kita di dunia ini juga diselamatkan oleh Yesus Kristus. Hubungan yang tidak dilandaskan oleh kasih kepada Yesus Kristus sangatlah berbahaya, oleh karena itu baiklah kita mempunyai pasangan yang satu iman, iman dalam Yesus Kristus.
Kan Yesus mengasihi semua orang, kok hanya boleh sama yang satu iman?
Ya, benar sekali bahwa Yesus mengasihi semua orang dan ingin semua orang diselamatkan, oleh karena itu kita harus mengasihi semua orang tanpa terkecuali. Bertemanlah dengan siapa saja agar kasih Kristus dalam diri kita dapat terpancar kepada semua orang, namun dalam masalah memilih pasangan hidup firman Tuhan katakan mutlak harus satu iman.
Kalau hanya pacaran saja dan tidak untuk menikah bagaimana?
Sebagai orang Kristen, hubungan pacaran harus memiliki tujuan utama yaitu "pernikahan". Pacaran merupakan proses pengenalan antara pria dan wanita yang berada dalam rangkaian tahap pencarian kecocokan menuju kehidupan keluarga yaitu pernikahan. Jadi jika tujuan pacaran bukanlah pernikahan, ada baiknya hanya berteman saja daripada terjadi sesuatu yang tidak diinginkan nantinya.
Kalau sudah terlanjur pacaran dengan yang beda iman bagaimana?
Yang menjadi masalah tentu jika memang sudah terlanjur pacaran beda iman. Saya hanya bisa bilang, break dulu hubungannya, buat dia satu iman dulu kalau benar - benar mau sama dia, lalu pacaran lagi kalau memang sudah satu iman. Kalau memang tidak bisa menjadi satu iman maka lebih baik ditinggalkan dan mencari yang satu iman. Memang terkesan seperti memaksa, tetapi jika memang mau dengan orang tersebut ya memang harus seperti itu karena kita mutlak harus mempunyai pasangan yang satu iman, ingat dalam amanat agung Tuhan Yesus Kristus?
Matius 28:19, Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,Dengan demikian selain kita mendapatkan pasangan yang seiman, kita juga turut memenuhi amanat agung ini.
Jika dia mau ikut kita bagaimana?
Pada dasarnya adalah pastikan dia benar - benar percaya dan mengalami Yesus terlebih dahulu, baru pacaran. Jangan sampai dia ikut agama Kristen karena mau bersama dengan kita saja, karena menurut saya bukan status sebagai Kristen yang penting, yang penting adalah bagaimana seseorang tersebut telah mengenal dan mengalami Yesus sehingga percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat pribadinya. Percuma seseorang pindah agama Kristen kalau tidak mengenal Yesus terlebih dahulu. Memang terdengar sedikit sulit, oleh karena itu disarankan untuk memilih pasangan yang memang sudah mengenal dan mengalami Yesus. Jangan hanya melihat dari rupa saja, tetapi juga bagaimana imannya terhadap Yesus Kristus.
Bagaimana dengan orang yang sudah menikah dan beda iman?
1 Korintus 7:12-13 Kepada orang-orang lain aku, bukan Tuhan, katakan: kalau ada seorang saudara beristerikan seorang yang tidak beriman dan perempuan itu mau hidup bersama-sama dengan dia, janganlah saudara itu menceraikan dia. Dan kalau ada seorang isteri bersuamikan seorang yang tidak beriman dan laki-laki itu mau hidup bersama-sama dengan dia, janganlah ia menceraikan laki-laki itu.
Matius 19:6, Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.Banyak orang yang memakai dua ayat di atas untuk “sengaja” menikah dengan yang orang yang beda iman dan bilang kalau dia sudah terlanjur menikah dan berkata tidak apa – apa karena pasangannya mau hidup dengan dia. Ini merupakan hal yang sangat ironis. Orang yang sudah tahu kebenaran seharusnya tidak akan menikah dengan orang yang beda iman. Ayat dia atas bukanlah untuk membenarkan untuk menikah dengan orang yang beda iman, melainkan untuk pasangan orang yang sama – sama belum percaya lalu salah satunya menjadi percaya kepada Kristus. Jadi beda iman di sini terjadi bukan sebelum menikah, melainkan setelah menikah karena salah satunya menjadi percaya. Tapi sekali lagi, untuk orang – orang yang mengalami masalah demikian, doakan dan bawalah pasanganmu agar dapat bersama – sama hidup di dalam terang kasih Kristus.
Sepertinya sulit sekali untuk mendapatkan yang satu iman
Mungkin banyak yang mengalami sepertinya kok malah orang dari agama lain yang dekat dengan kita, kalau itu ya jelas saja, karena kita bukanlah mayoritas di negara kita Indonesia tercinta ini, oleh karena itu kemungkinan untuk dekat dengan yang satu iman dengan kita mungkin kecil. Apakah tidak mungkin untuk orang yang selalu dekat dengan yang tidak seiman untuk mendapatkan sangan yang seiman? Tenang saja, coba perluas pergaulan, jangan pernah menghindar dari persekutuan, tetap percaya bahwa Tuhan pasti memberikan pasangan yang terbaik untuk kita yang sesuai dengan kehendak-Nya. Kehendak-Nya adalah supaya kita mendapatkan pasangan hidup yang benar - benar seimbang dengan kita. Jangan ada lagi kompromi, percaya pada janji Tuhan. Jesus Bless Us.
Sumber : http://www.tanyaalkitab.com/2012/12/pacaran-beda-iman-menurut-alkitab.html
Salam Super Dari Penulis, Selamat Merenungkan Sahabat Kristus O:)
Jumat, 28 Maret 2014
Friendly :)
Hay Hay !! WELCOME to my blog ..
Today I will Introduction my Friend to You all ..
Mereka adalah orang'"terpilih untuk menemani ku mulai dari awal duduk di bangku kuliah sampai memakai topi toga yang jadi impian setiap mahasiswa, yaah berharapnya bukan cuma sampai di situ aja tapi semoga sampai sukses & everyday :))
tentunya penasarankan sama mereka yang setia menemani hari-hari ku .. Nihh siska kenalinnya menurut abjad yaah ..
1. Devi Rizki Miranda
Tanggal Lahir : 12 Desember 1995
Join to Her MedSos :
Facebook "Devi Rizki Miranda", Twitter "@Devirizkimrnda",
Instagram "devirizkimiranda", Path "Devi Rizki Miranda"
2. Feby Kristina
Tanggal Lahir : 10 Februari 1995
Join to Her MedSos :
Facebook "Feby Chrystina", Twitter "@febychristyna",
Instagram "FebyChristyna", Path "FebyChristyna"
3. Fika Arieza Anindya Putri

Tanggal Lahir 27 Januari 1996
Join to Her ModSos :
Facebook "Fika Arieza", Twitter "@fikaarieza"
Instagram "
4. Mafuatul Jannah

Tanggal Lahir 18 Agustus 1995
Join to His MedSos :
Facebook "Marfuatul Jannah", Twitter "@MarfuatulJ
Instagram"
5. Ondela Widhiarto
Tanggal Lahir 22 Agustus 1995
Join to Her MedSos :
Facebook "Ardella Widhiartaa", Twitter "@Ondelaa"
Instagram "Ondelaa" Path " Ondelaa"
6. Pradita

Tanggal Lahir 4 Desember 1995
Join to Her MedSos :
Facebook "Praditata", Twitter "@Praditata"
7. Priscila Maria Sibuea
Tanggal Lahir 29 Agustus 1995
Join to Her MedSos :
Facebook "Prisz Maria Sibuea", Twitter "@PriscilamariaC"
Instagram "PriscilaMariaC", Path "PriscilaMariaSibuea"
8. Syella Dewi Hajaroh

Tanggal Lahir 23 Maret 1996
Join to Her MedSos :
Facebook "Syella Cyeldeh", Twitter "@deha_syella"
9. Wijayanti Kusuma Wardhanie
Tanggal Lahir :
Join To Her MedSos :
Facebook "Wijayanti Kusuma Wardhani" Twitter "@Annonareticula"
Instagram "Wijayantiksmwrdr",
Well, merekalah orang" setia yang selalu di samping ku .. cukup tau sampai di sini atau pengen tau lebih dalam ?? Kalo gitu tetap setia di blogger ini yaah ,, tentunya banyak cerita yang akan kita bagikan bersama ..
Salam blogger super !!
:)) :D :*
Today I will Introduction my Friend to You all ..
Mereka adalah orang'"terpilih untuk menemani ku mulai dari awal duduk di bangku kuliah sampai memakai topi toga yang jadi impian setiap mahasiswa, yaah berharapnya bukan cuma sampai di situ aja tapi semoga sampai sukses & everyday :))
tentunya penasarankan sama mereka yang setia menemani hari-hari ku .. Nihh siska kenalinnya menurut abjad yaah ..
1. Devi Rizki Miranda
Tanggal Lahir : 12 Desember 1995
Join to Her MedSos :
Facebook "Devi Rizki Miranda", Twitter "@Devirizkimrnda",
Instagram "devirizkimiranda", Path "Devi Rizki Miranda"
2. Feby Kristina
Tanggal Lahir : 10 Februari 1995
Join to Her MedSos :
Facebook "Feby Chrystina", Twitter "@febychristyna",
Instagram "FebyChristyna", Path "FebyChristyna"
3. Fika Arieza Anindya Putri

Tanggal Lahir 27 Januari 1996
Join to Her ModSos :
Facebook "Fika Arieza", Twitter "@fikaarieza"
Instagram "
4. Mafuatul Jannah

Tanggal Lahir 18 Agustus 1995
Join to His MedSos :
Facebook "Marfuatul Jannah", Twitter "@MarfuatulJ
Instagram"
5. Ondela Widhiarto
Tanggal Lahir 22 Agustus 1995
Join to Her MedSos :
Facebook "Ardella Widhiartaa", Twitter "@Ondelaa"
Instagram "Ondelaa" Path " Ondelaa"
6. Pradita

Tanggal Lahir 4 Desember 1995
Join to Her MedSos :
Facebook "Praditata", Twitter "@Praditata"
7. Priscila Maria Sibuea
Tanggal Lahir 29 Agustus 1995
Join to Her MedSos :
Facebook "Prisz Maria Sibuea", Twitter "@PriscilamariaC"
Instagram "PriscilaMariaC", Path "PriscilaMariaSibuea"
8. Syella Dewi Hajaroh

Tanggal Lahir 23 Maret 1996
Join to Her MedSos :
Facebook "Syella Cyeldeh", Twitter "@deha_syella"
9. Wijayanti Kusuma Wardhanie
Tanggal Lahir :
Join To Her MedSos :
Facebook "Wijayanti Kusuma Wardhani" Twitter "@Annonareticula"
Instagram "Wijayantiksmwrdr",
Well, merekalah orang" setia yang selalu di samping ku .. cukup tau sampai di sini atau pengen tau lebih dalam ?? Kalo gitu tetap setia di blogger ini yaah ,, tentunya banyak cerita yang akan kita bagikan bersama ..
Salam blogger super !!
:)) :D :*
Kelamaan Mikir
"Kamu nggak akan pernah terlalu dini melakukan kebaikan, karena kamu nggak akan tau kapan kebaikan itu menjadi sesuatu yang terlambat" -Ralph Waldo Emerson
ada bapak-bapak tua tuna netra dan pincang, memanggul kayu yang dipatungin beberapa sapu lidi. dia berdiri dekat tempat aku berdiri, mau menyenrang jalan. aku pingin banget ngasih uang yang tersisa di saku. tapi masih mikir, nih bapak pura-pura nggak yaah ? soalnya skarang kan banyak tuh orang pura-pura cacat,pura-pura nggak berdaya trus masyarakat ngasih uang. padahakan banyakan penghasilan mereka daripada orang yang kerja banting tulang. lagi mikir tau-tau ada mobil berhenti beberapa meter setelah melewati bapak tadi. dari dalam mobil itu ada yang turun dan tanpa ba bi bu ngasih uang dan terus pergi. bapak itu masukin uang ke sakunya, trus dengan tertatih-tatih menyebrang jalan. aku ? karena kebanyakan mikir, batal deeh ngasih berkat ! nyesal banget !
paulus pernah ingatin jemaat Korintus kalo mau ngasih bantuan jangan nundah-nundah. orang Kristen di Yerusalem bener-bener butuh sumbangan. jemaat Korintus sebenarnya sudah punya niat, tapi lama banget gak jadi-jadi. malah jemaat Makedonia yang hidup berkekurangan, lebih duu ngasih bantuan. trus, paulus nanya, jadi mau bantu ngaak siih? apa lagi yang mau di tunggu ? maubantu saudara aja kok berat. yah kira-kira gitulah bunyi surat Paulus kalo di tulis di era chatting kayak sekarang hehehe... But it's true, nyatanya Tuhan gak nuntut kita kudu ngutang dulu buat bantu orang lain . apa yang ada itulah yang kita beri, kalopun adanya sedikit yah gak apa !!
Guys, setiap hari Tuhan ngasih kita kesempatan buat melayani saudara-saudara yang butuh pertolongan. Tapi, berapa sering juga kita malah ngelewatin kesempatan itu gitu aja ? salah satu alesannya yah seperti apa yang aku alami itu : terlalu curiga dan terlalu lama mikir ! padahalkan uangnya juga nggak banyak-banyak amat, kalopun lagi apes ketipu yah udahlah. Dan lagi itu bapak bukan pengemis dan juga ia nda nodong aku biar ngasih duit ke dia. Tapi itulah, kadang kita berdoa biar bisa jadi seperti Tuhan Yesus : Pemurah, jadi berkat, nunjukkin kasih yang nyata, tapi pas dikasih kesempatan malah nggak di kasih dimanfaatin hanya karena hal-hal kecil. mubazir banget kan ? semoga pengalaman yang aku alami diatas gak terulang oleh kita semua yah . Salam Kasih Kristus . Tuhan Yesus Memberkati ..
"Sebab jika kamu rela untuk memberi, maka pemberianmu akan diterima, kalau pemberianmu berdasarkan apa yang ada padamu, bkan berdasar apa yang tidak ada padamu" (2 Korintus 8:12)
ada bapak-bapak tua tuna netra dan pincang, memanggul kayu yang dipatungin beberapa sapu lidi. dia berdiri dekat tempat aku berdiri, mau menyenrang jalan. aku pingin banget ngasih uang yang tersisa di saku. tapi masih mikir, nih bapak pura-pura nggak yaah ? soalnya skarang kan banyak tuh orang pura-pura cacat,pura-pura nggak berdaya trus masyarakat ngasih uang. padahakan banyakan penghasilan mereka daripada orang yang kerja banting tulang. lagi mikir tau-tau ada mobil berhenti beberapa meter setelah melewati bapak tadi. dari dalam mobil itu ada yang turun dan tanpa ba bi bu ngasih uang dan terus pergi. bapak itu masukin uang ke sakunya, trus dengan tertatih-tatih menyebrang jalan. aku ? karena kebanyakan mikir, batal deeh ngasih berkat ! nyesal banget !
paulus pernah ingatin jemaat Korintus kalo mau ngasih bantuan jangan nundah-nundah. orang Kristen di Yerusalem bener-bener butuh sumbangan. jemaat Korintus sebenarnya sudah punya niat, tapi lama banget gak jadi-jadi. malah jemaat Makedonia yang hidup berkekurangan, lebih duu ngasih bantuan. trus, paulus nanya, jadi mau bantu ngaak siih? apa lagi yang mau di tunggu ? maubantu saudara aja kok berat. yah kira-kira gitulah bunyi surat Paulus kalo di tulis di era chatting kayak sekarang hehehe... But it's true, nyatanya Tuhan gak nuntut kita kudu ngutang dulu buat bantu orang lain . apa yang ada itulah yang kita beri, kalopun adanya sedikit yah gak apa !!
Guys, setiap hari Tuhan ngasih kita kesempatan buat melayani saudara-saudara yang butuh pertolongan. Tapi, berapa sering juga kita malah ngelewatin kesempatan itu gitu aja ? salah satu alesannya yah seperti apa yang aku alami itu : terlalu curiga dan terlalu lama mikir ! padahalkan uangnya juga nggak banyak-banyak amat, kalopun lagi apes ketipu yah udahlah. Dan lagi itu bapak bukan pengemis dan juga ia nda nodong aku biar ngasih duit ke dia. Tapi itulah, kadang kita berdoa biar bisa jadi seperti Tuhan Yesus : Pemurah, jadi berkat, nunjukkin kasih yang nyata, tapi pas dikasih kesempatan malah nggak di kasih dimanfaatin hanya karena hal-hal kecil. mubazir banget kan ? semoga pengalaman yang aku alami diatas gak terulang oleh kita semua yah . Salam Kasih Kristus . Tuhan Yesus Memberkati ..
"Sebab jika kamu rela untuk memberi, maka pemberianmu akan diterima, kalau pemberianmu berdasarkan apa yang ada padamu, bkan berdasar apa yang tidak ada padamu" (2 Korintus 8:12)
Langganan:
Komentar (Atom)


